Berkatalah Nabi Isa, “Engkau tidak akan kuat menerima seberat zarrah.”
Dia berkata lagi, “Setengah berat zarrah.”
Maka berdoalah Nabi Isa as, “Ya Tuhanku, anugerahilah dia setengah berat zarrah dari cinta kepada-Mu.”Lalu Nabi Isa berlalu. Setelah berselang waktu yang lama dia lewat lagi di tempat pemuda itu dahulu berada dan dia menanyakannya. Orang-orang menjawab, “Dia gila dan pergi ke gunung.”
Nabi Isa berdoa kepada Allah supaya diperlihatkan pemuda itu, maka dia melihatnya berada di antara gunung-gunung dan dia temukan berdiri di atas batu besar serta membelalakkan matanya ke langit. Nabi Isa memberi salam kepadanya tetapi tidak menjawab.
Berkatalah Nabi Isa, “Aku adalah Isa.”
Akhirnya Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Isa, “Bagaimana bisa mendengar pembicaraan manusia, orang yang di dalam hatinya terdapat kadar setengah berat zarrah dari cinta kepada-Ku? Demi Keagungan dan Keluhuran-Ku, seandainya engkau memotong dengan gergaji tentu dia tidak akan mengetahui hal itu.”
Demikianlah cuplikan kisah yang di petik dari kitab Mukasyafatul Qulub, kami rangkai dalam 10 Petikan Dari Kitab Mukasyafatul Qulub ini, semoga bermanfaat untuk anda.
- Rindu
- Kecintaan
- Tobat
- Lupa Kepada Allah, Kefasikan dan Kemunafikan
- Kelengahan
- Kemenangan Nafsu dan Permusuhan Setan
- Riyadhah dan Kesenangan Nafsu
- Sabar dan Sakit
- Takut Kepada Allah
- Takut
Terima kasih telah berkunjung di halaman sederhana kami, mari jadikan segalanya lebih sempurna lagi.
No comments:
Post a Comment