Diriwayatkan pula, bahwa musuh-musuh Allah Ta’ala digiring ke Neraka, sedang wajah mereka menghitam, dan mata mereka membiru, sedang mulut-mulut mereka terkunci. Maka manakala mereka telah sampai kepada pintu-pintu Neraka, mereka disambut oleh para malaikat Zabaniyah dengan rantai-rantai dan belenggu-belenggu, yang dipasang pada mulut mereka dan keluar dari dubur mereka. Tangan kanan mereka diikatkan ke leher, sedang tangan kiri mereka dimasukkan ke dalam dada, lalu ditarik dari antara kedua pundak mereka, dan diikat dengan rantai-rantai. Tiap-tiap seorang kafir diikat bersama pasangannya dari setan dalam satu rantai, lalu disungkurkan wajahnya dan dipukuli oleh para malaikat dengan penggada-penggada dari besi. Tiap kali hendak keluar dari Neraka, mereka dikembalikan lagi ke dalamnya, sebagaimana difirmankan Allah Ta’ala:
“Setiap kali hendak keluar daripadanya (neraka), mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: ‘Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya’.” (Daqa’iqul Akhbar)
“Setiap kali hendak keluar daripadanya (neraka), mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: ‘Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya’.” (Daqa’iqul Akhbar)
Untuk mengetahui tentang nasehat ini lebih banyak lagi dapat anda lihat dengan memilih beberapa judul dibawah ini,
- Ketentraman Hati dengan Musyahadah Kekuasaan Allah...
- Keutamaan Ibadah di Bulan Ramadhan
- Keutamaan Ilmu
- Keutamaan Puasa
- Keutamaan Bulan Ramadhan
- Permohonan Ampun Malaikat Untuk Orang Mukmin
- Keterangan Tentang Neraka
- Berlaku Adil dan Berbuat Kebajikan
- Celaan Terhadap Pemakan Riba
- Keutamaan Sedekah di Jalan Allah